Bertamu kepada yang Jarang Bertemu

Halo teman-teman setia yang sudah membaca blogku sampai selama ini. Hari ini saya akan menulis sebuah tulisan tentang kegiatan yang jarang saya lakukan yaitu bertamu bertamu. Kenapa saya menulis blog ini bertamu, karena pada kesempatan kali ini saya diberi sebuah tantangan oleh guru saya tentang bertemu ke rumah saudara yang jarang bertemu.

Saya bingung pada awalnya saya akan menuju ke rumah saudara yang mana karena kebanyakan saudara banyak yang tinggalnya ada di Jakarta dan juga ada yang berada di Jogja. Namun setelah 1 hari setelah kejadian tersebut saya pun menanyakan kepada mama tentang saudara yang jarang bertemu di bandung siapa mah, dan mama saya pun menjawab kakek pur. Kakek pur adalah adik dari kakek saya.

Dikarenakan peraturan dari tantangan ini adalah menggunakan transportasi umum dan saya pun melakukan peraturan tersebut. Saya turun di Pizza hut yang ada di dekat mcd setiabudhi. Saya disarankan oleh mama saya menaiki angkot jurusan cicaheum ledeng dan turun di cimahi lebih tepatnya di sangkuriang.

Ini kurang lebih bagian dalam angkotnya.

Saat di angkot saya ditemani oleh supir angkot dan dua orang yang lainnya yaitu seorang remaja dan adiknya. Saat di toko setiabudhi ada 3 ibu-ibu dan salah satu anak dari ibu-ibu tersebut. Ibu- ibu dan salah satu anaknya turun di sungai cikapundung. Selama saya jalan satu remaja dan adiknya tidak turun mungkin mereka menuju ke sebuah tempat yang lebih jauh daripada saya.

Saya pun berjalan kaki dari cimahi sangkuriang ke rumah kakek pur. Maaf kalo disisni tidak ada foto kakek pur karena saya lupa untuk memfoto rumahnya. Namun saya akan beri wajah dari kakek pur.

Saat sampai di rumah kakek pur saat saya ketok-ketok pintunya ada seorang laki-laki yang saya rasa bukan dari keluarga tersebut ataupun anak dari kakek pur. Saat masuk saya mewawancarai orang tersebut yang bernama om Bintang yang ternyata orang tersebut adalah suami dari anak pertama istri adiknya kakek pur. Setelah beberapa lama orang tersebut pergi dikarenakan mau kerja. Setelah beberapa lama saya pun mewawancarai istrinya yang bernama tante yaya. Nama aslinya bukan tante yaya melainkan synthia. Di panggil yaya dikarenakan lebih gampang untuk dipanggil.

Yaya adalah anak pertama dari adiknya istri kakek pur.

Yaya berumur 29 tahun lahir pada tanggal 18 08 1991. Tante yaya memiliki satu anak yang bernama Dasya yang berumur 6 bulan dan istri dari om Bintang. SD di Cisitu, SMP di negeri dua, SMA di negeri 5 kuliah di Unpar. Pekerjaan sekarang berada di Bank. Senang di keluarganya karena orangtuanya baik. Kisah cinta dengan om bintang bertemu di sebuah game, dan berpacaran selama 13 tahun dan nikah pada tanggal 25 08 2018.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s