Liburanku yang Penuh Gerakan

 

Halo teman-teman semua, aku akan menceritakan liburanku yang sudah lewat selama 2 minggu yang lalu. Liburanku kali ini aku habiskan di Jakarta dan Bandung. Empat hari pertama aku dan adikku menginap di rumah Eyang. Kami menunggu sepupu kami untuk datang ke rumah Eyang. Rencananya kami akan berlibur bersama. Sepupuku itu bernama Raga. Ia adalah anak dari adik Ayah.

Biasanya setiap hari Minggu Eyang-eyang rutin berjalan pagi. Kali ini aku dan adikku akan ikut dengan mereka. Kami berjalan pagi mengelilingi Komplek Setra Duta bersama beberapa warga yang tergabung dalam Persaudaraan Setra Duta. Biasanya setiap selesai jalan pagi, kami diberi sarapan dan itu sifatnya gratis. Menu makanan gratis kali ini adalah siomay. Setelah selesai makan siomay, kami kembali ke rumah Eyang. Tak lama kemudian Raga sampai di rumah Eyang. Aku dan adik sangat senang karena Raga sudah datang

Di hari keenam kami membeli snack di salah satu supermarket yang berada di Setrasari. Nama supermarket tersebut adalah Griya Setrasari. Sepertinya aku, adik dan Raga membeli lebih dari 20 item makanan. Setelah dari Griya, aku menonton DVD yang baru seperti “Bumblebee” dan “Spiderman into the Spider Verse” . Walaupun gambarnya belum begitu bagus, kami tetap bisa menikmatinya. Malam harinya, kami diajak Eyang makan sop kaki kambing Tanah Abang yang terletak di depan SMP Negeri 5. Rasa sop kakinya sangat enak. Aku paling suka bagian babat dan dagingnya.  

Lalu di hari ketujuh aku diajak Eyang untuk pergi ke Jakarta. Aku kira Eyang bercanda tetapi ternyata Eyang serius. Jadi kami semua mendadak pergi ke Jakarta bersama-sama. Jika kita bertiga (aku, adik dan Raga) berkumpul kami menamakan diri kami sebagai : The Three Genz Boys.

Sesampainya kami di Jakarta, kami menginap di rumah Raga. Ibu Raga yang bernama Tacis Dinda adalah adik dari Ayahku. Pada hari ketiga di Jakarta aku diajak Eyang ke Lubang Buaya. Tempat yang aku kunjungi pertama kali adalah Sumur  Lubang Buaya.  Sumur Lubang Buaya itu adalah sebuah sumur yang digunakan PKI untuk mengubur jasad para Jenderal Revolusi yang mereka culik dan siksa pada tanggal 30 September 1965. Bagi kalian yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang Sumur Lubang Buaya, aku sertakan link-nya di disini.

Dan ini adalah foto mana kita bertiga bergaya di depan patung 7 Jenderal Revolusi yang meninggal akibat pengkhianatan PKI. Setelah itu kami pun sempat berfoto-foto di depan replika mobil yang membawa jenazah dan beberapa mobil yang pernah dipakai oleh para Jenderal Revolusi.

Selanjutnya  kami mengunjungi Museum Pengkhianatan PKI yang terletak tak jauh dari Sumur Lubang Buaya. Di dalamnya terdapat lebih dari 30 diorama yang sangat detail untuk dilihat, dibaca, dan difoto. Aku banyak mendapat pengetahuan tentang kejadian-kejadian apa saja yang terjadi saat pengkhianatan PKI tersebut.

Keesokan harinya kami pergi ke Museum Gajah/ Museum Nasional Jakarta. Sebenarnya nama museum ini adalah Museum Nasional Indonesia. Tapi karena terdapat patung gajah di halaman depan museum, maka museum ini juga sering disebut sebagai Museum Gajah. Koleksi museum ini berisi arca, patung dan peninggalan barang-barang dari masa lalu. Museum ini sangat menyenangkan karena tempatnya sangat luas, bersih dan sangat banyak koleksinya.

Keesokan harinya kami kembali ke Kota Bandung. Sesampainya di Bandung, kami diajak Eyang untuk ke Alun-alun. Kami bermain sebentar di Alun-alun dan kemudian menunaikan ibadah sholat di Masjid Agung. Karena hari sudah sore, kami hanya bermain sebentar disana. Eyang pun berjanji untuk kembali ke Alun-alun keesokan harinya. 

Ini adalah foto saat aku bermain bola di Alun-alun Bandung.

sepakbola di alun2

 

 

Ini adalah foto saat aku di menara Masjid Agung .

masjid agung

Keesokan harinya kami pergi mengunjungi Taman Sejarah di Balaikota Bandung. Disana kami melihat maket besar kota Bandung. Yang menarik disini adalah adanya banyak harapan atau komentar warga Bandung tentang kotanya yang ditempel di ruangan Bandung City Planning.

Setelah itu, kami semua mengunjungi Museum Asia Afrika. Disana kami melihat banyak artikel tentang Konferensi Asia Afrika, ruang yang digunakan untuk KAA, dan beberapa bendera negara yang mengikuti KAA saat itu.

Ini adalah foto kami di samping deretan bendera-bendera yang mengikuti KAA. 

kaa


Terima kasih sudah membaca posting tentang liburanku kali ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s