


Unsur intrinsik cerpen
AZHAR
3 September 2018
Tema : Persahabatan
Latar : Hutan, sekolah, rumah
Tokoh dan watak :
Almah sebagai penjahat dan juga orang yang akan menjadi baik
Rati sebagai orang yang penyayang dan juga suka berteman
Retno sebagai orang yang gagah dan juga berani
Bu Karni sebagai orang yang mengurus anak anak liburan
Alur : maju
Latar : Gunung Tangkuban Perahu
Sudut pandang : orang ketiga.
Gaya bahasa : Indonesia
Amanat dan pesan : harus saling membantu dan harus saling menyayangi.
Ada 3 orang murid yang diurus oleh ibu Karni. Mereka selalu berantem yang suka mengajak berantem adalah Almah. Mereka bertiga adalah anak dari Ibu Kayna(Almah), Bu Binas(Rati), Bu Nayka (Retno). Salah satu kejailan Almah adalah suka melorotin celana Rati lalu jika Retno tau akan menegur Almah. Kata Bu Karni hari ini akan ke gunung tangkuban perahu. Hari ini mereka menyiapkan yang diperlukan.
Mereka pun berangkat dengan mobil. Mereka bertemu di PVJ (Paris Van Java).
Mereka makan disana dulu(makan siang). Mereka juga beli untuk makan malam dan untuk sarapan. Mereka memilih salah satu restoran yang berada di PVJ yaitu Richeese Factory. Pesanan total adalah 5 ayam pedas dan 3 ayam keju dan 8 kentang goreng. Jumlah semuanya adalah sekitar 250 ribu.
Bu Karni pun memesan Go-car mereka menunggu di depan parkiran. Mereka berharap mobilnya ada yang 6 bagku. Mereka menunggu sekitar 2 jam sampai ada mobil yang ada 6 kursi/bangku. Dari 7 mobil yang mereka pesan ada 2 yang pendinginnya mati dan dan ada empat yang bangkunya empat dan lima kursi. Akhirnya ada satu mobil yang ada 6m bagku/kursi. Mereka pun masuk kedalam mobil tersebut.
Bu Karni berada di depan agar bisa tahu jalan yang harus ia lewati sampai ke gunung tangkuban perahu. Almah berada ditengah karena gendut dan suka ditengah. Rati berada di belakang fi dekat Retno. Retno di belakang untuk menjaga Rati agar tidak diganggu oleh Almah. Almah ditengah dipinjamkan headset dan headphone untuk mendengarkan lagu dan agar tidak mengganggu Rati. Mereka menunggu 1 jam 30 menit untuk sampai ke tangkuban perahu.
Dalam perjalanan ada yang tidur dan juga ada yang bangun. Mereka pun sampai ke gunung tangkuban perahu. Sampai disana mereka berjalan 1 menit untuk menuju tempat kemping. Saat di tempat kemping ada yang makan dan juga ada yang tidur. Mereka pun makan yang sudah dibeli tadi. Mereka pun makan bersama kecuali Almah sendiri karena saat ia makan tidak mau diganggu.
Mereka pun menyiapkan diri untuk mendaki gunung tangkuban perahu. Yang paling lama adalah Makanan yang mereka makan habis.Itu mereka menyanyi sampai jam 8 malam agar bisa tidur nyenyak. Mereka tidur di tenda berempat. Untung panjang tenda itu cukup. Panjang nya 300 cm dan lebar nya 150 cm. Saat mereka bangun pagi yang Bu Karni lakukan adalah membangunkan ketiga anak-anak. Yang paling susah dibangunkan adalah Almah.
Retno karena menyiapkan banyak barang untuk keselamatan mereka berempat. Mereka pun mendaki sampai ke atas. Retno lari dan jogging. Sampai di atas Retno tak sadar kalau dirinya sudah sispek. Sampai di atas Rati memeluk Almah dan mengatakan ingin menjadi sahabatnya. Sebagai sahabatnya. Laly Retno bilang gini atuh yang namanya sahabat. Mereka pun menjadi sahabat di sekolah dan dimanapun mereka berada.
Pagi-pagi mereka berdua berangkat ke sekolah berjalan kaki berdua. Mereka berangkat dengan Retno juga. Mereka berangkat dengan mobil yang dimiliki oleh orang tua Retno. Minimal mereka sampai disana jam 07.30. Mereka sampai disana jam 07.08. Kata Retno untung kita tidak terlambat ke sekolah ini.
Mereka bertiga ke kelas yang baru yaitu kelas 5 SD. Mereka menceritakan perjalanan mereka ke gunung Tangkuban Perahu. Teman-teman mereka terkejut kalau mereka bisa mendaki padahal mereka baru kelas 5 SD. Setelah selesai menceritakan perjalanan masing-masing murid. Mereka pun istirahat selama 30 menit. Setelah selesai istirahat mereka pun masuk kelas. Lalu tiba-tiba ada gempa, Untungnya tidak ada korban yang meninggal.
Ada beberapa yang terluka karena ada kursi yang patah lalu mengenai kaki dan kursi itu berat. Berat kursi itu hampir 10kg. Korban Teman Rati adalah Retno yang patah jarinya. Untung tidak ada yang meninggal saat kejadian itu terjadi. Ada yang paling parah lukanya saat di sekolah itu gempa terjadi yaitu ada murid yang patah satu kakinya untung yang patah bisa dibenarkan kata dokter. Retno kasihan jari kaki kelingkingnya harus diamputasi karena membahayakan.
Untungnya Retno tidak diejek oleh teman sekelasnya dan adik kelas dan juga kakak kelas. Karena melihat Retno kasihan jarinya kakinya harus diamputasi. Walaupun Retno jarinya diamputasi dia bisa menjalani kehidupannya sehari-hari. Dia kuat seperti Hulk. Kata Rati dan Almah dia tetap berani dan tidak pernah menyerah walaupun jarinya diamputasi. Kata Almah “Orang yang kehilangan tubuhnya bukan berarti jelek tetapi ia berani karena dia kuat dan juga berbakat.
Kata Rati juga “orang yang kehilangan jarinya bukan berarti tidak bisa bergerak tetapi bisa sabar yang tuhan beri”. Setelah ada gempa semua murid diizinkan libur selama 1 minggu agar mereka aman. Mereka juga berdoa agar mereka aman saat sekolah nanti. Mereka diberi libur selama seminggu agar mereka aman dari bencana gempa yang dialami mereka hari ini.
Mereka pun berangkat dengan mobil yang dipunyai bapak Retno. Mereka pergi memakai mobil agar tidak terlambat. Untungnya mereka sampai sekolah tidak terlambat. Saat istirahat Almah lupa bawa makanan. Untungnya Rati dan Retno ingin berbagi makanan. Almah pun berterima kasih pada Rati dan Retno. Lalu mereka masuk lagi ke kelas. Sekarang mereka belajar IPA.
Menurut mereka guru IPA ini galak. Contoh galaknya seperti suka marah-marah. Yang dimarahi adalah Almah karena tidak mengerjakan tantangan. Yang disebelah Almah yaitu Retno ia mengatakan”sabar Al”. Almah pun menenangkan dirinya. Almah pun disetrap oleh gurunya. Selesai pelajaran IPA Almah pun istirahat bersama tiga sahabatnya.
Ia hari ini harus lebih (Almah) sabar karena ini sangat penting untuk dirinya di masa depan. Hari-hari kemudian Almah pun menahan kesabarannya. Almah pun akhir-akhir ini bisa menahan kesabarannya. Rati dan Retno pun salut kepada Almah. Saat Rati lagi mau ke kamar mandi dan keluar Rati tidak sengaja menyenggol Almah, Almah pun marah.
Rati bilang sabar Al kau kan sudah berjanji tidak marah-marah lagi katanya. Jadi selama ini kamu menyembunyikannya dengan palsu. Maaf karena,tidak ada tapi-tapi lalu Rati pun pergi. Bel pun berbunyi Rati dan Retno pun pergi. Retno pun mengajak Almah pergi tetapi Almah tidak mau pergi dengan Rati karena mereka baru saja bertengkar. Malam ini mereka bertiga diajak makan. Saat mau makan Almah mengucapkan maaf kepada Rati. Rati pun memaafkannya dengan iklas. Akhirnya mereka pun jadi bersahabat lagi untuk selamanya.
/